Because The World Is There To Be Learned

Ricky Arfianto. Powered by Blogger.

Studi Ekskursi Wisata Yang Edukatif Part 1

Halo sobat blogger, Bagaimana kabar sobat blogger sekalian ?? Semoga baik - baik saja ya. Oke langsung saja di postingan kali ini saya akan sharing pengalaman selama mengikuti studi ekskursi yang berlangsung 3 hari di Jogja kemarin. Waktu pertama kali melihat poster ini mata saya langsung tertuju pada tujuan kunjungan perusahaan yang pertama yaitu Gameloft, wow keren saya sebagai seorang pro-gamers (ini beda lo sama programer) sepertinya wajib ikut nih. Tapi di sebelahnya ada tulisan yang di tulis dengan tulisan tebal  HTM 565 K wew mahal bro. Tapi alhamdulillah waktu lebaran kemarin saya dapat sangu yang lumayan dan akhirnya mampu mengkuti acara ini hehehe.
Oke hari-H pun tiba, jam sudah menunjukkan sekitar pukul 19.00 WIB saya sudah berada di kampus terlihat panitia sibuk untuk menyiapkan keberangkatan studi ekskursi menuju ke jogja. Sebelum berangkat kami di beri wejangan oleh Ketua Program Studi kami Bapak Nur Cahyo Wibowo, SKom. MKom. beliau berpesan agar dalam acara Studi Ekskursi Sistem Informasi yang kedua ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menambah pengetahuan kami sebagai mahasiswa untuk lebih mengerti bagaimana implementasi sebenarnya ilmu kami didalam dunia kerja dan beliau juga berpesan agar dapat menjaga nama baik alamamater dan nama baik jurusan.
Kemudian sekitar pukul 21.00 WIB kami berangkat dari kampus menggunakan bus yang sudah disiapkan oleh panitia, karena akan melaui perjalanan yang panjang selama di bus saya memutuskan untuk tidur karena menurut rundown juga sesampainya di jogja setelah sarapan akan langsung berangkat ke Gameloft Indonesia hmm pasti masih ngantuk hehehe. Tiba-tiba saat memasuki kab.Sragen saya cukup terkejut dengan suara aneh dari belakang bus, ternyata bus kami mengalami pecah ban dan waktu masih menunjukkan sekitar pukul 02.30 WIB otomatis jam segitu belum ada tambal ban yang buka, akhirnya bus berjalan perlahan sampai sekitar pukul 05.30 dan bertemu dengan tukang tambal ban yang sudah buka. Otomatis akibat musibah ini rundown acara di hari kedua menjadi mundur semua. Akhirnya sekitar pukul 08.00 WIB kami baru tiba di restoran untuk sarapan dan mandi, setelah itu baru menuju ke tujuan pertama kami yaitu Gameloft Indonesia.
 

1. Gameloft Indonesia

Sesampainya digameloft rombongan kami disambut dengan peti mati, lho kok bisa ada peti mati disana ternyata itu hanyalah property dari perayaan haloween kemarin digameloft. Setelah itu kami di antarkan menuju sebuah ruangan seperti ruang seminar disana kami di beri penjelasan mengenai Gameloft. Gameloft merupakan developer dan publisher game yang cukup terkenal di dunia didirikan pada tahun 1999 oleh guillemot bersaudara, yang juga pendiri dari Ubisoft boleh dibilang gameloft ini anak perusahaan dari Ubisoft pantes aja kalau banyak game dari gameloft yang berjudul sama dengan game dari Ubisoft seperti Assasin Creed, Spiderman dkk. Gameloft telah banyak menciptakan game yang dapat digunakan untuk semua platform mobile seperti java, symbian, android, IOS, WP, dll. Gameloft telah mendirikan kantor disemua benua, mendistribusikan game di 100 negara dan telah memperkejakan lebih dari 4000 karyawan wow benar-benar perusahaan kelas dunia. Gameloft hadir di Indonesia pada tahun 2010, wah umurnya sama dengan Himpunan kami HIMASIFO, dan hanya dalam waktu 2 tahun Gameloft Indonesia telah mempunyai 2 studio di kota Yogyakarta. Studio 1 Gameloft berada di Pacific Building Lantai 1, Jl. Laksda Adi Sucipto no 157, Studio 2 berada di Cokro Building, Jl HOS. Cokroaminoto 73, Wirobrajan dengan jumlah pegawai lebih dari 700 orang dan yang kami kunjungi adalah Studio 2 Gameloft Indonesia.
Setelah mendengar penjelasan tentang profil singkat dari gameloft, kami diajak berkeliling kantor Gameloft Indonesia yang terdiri dari 2 lantai ini. Kalo ingin melihat gimana bentuk ruang kerjanya bisa mampir aja ke salah satu lapak kaskus ini karena saya sendiri tidak sempat untuk foto-foto ruang kerjanya selain itu kami juga tidak diperbolehkan memotret ke arah monitor pegawai kerena itu privacy dari gameloft Indonesia.
Setelah berkeliling kami kembali lagi ke ruang seminar tersebut untuk mendengar penjelasan lebih lanjut dari pihak Gameloft. Di Gameloft sendiri terdiri dari 5 bidang pekerjaan yiatu: 

Programer  : 

Bahasa pemrogaman yang digunakan adalah C/C++ yang menurut saya cukup lumayan jadul tapi ternyata bisa menghasilkan game yang sangat hebat. Programer disini adalah pemberi nyawa dari semua object yang ada didalam game tersebut dan menurut saya bidang kerja ini yang paling ruwet hehehe

 Game Tester :

Game tester atau yang di sebut juga Quality Assurance, nah saya cukup lumayan tertarik dengan bidang pekerjaan yang satu ini karena pekerjaannya adalah main game hehehe. Tetapi main game disini menggunakan mindset yang berbeda yaitu untuk menncari bug yang ada didalam game bukan untuk menyelasaikan game tersebut.

 3D Graphic Artist :

Nah kalau yang ini pekerjaannya orang yang memiliki imajinasi tinggi dan dapat mengimplementsikan kedalam karakter atau object lain yang ada didalam game tersebut sehingga game menjadi lebih menarik. Sepengetahuan saya selama ini masih belum ada graphic artist dari Indonesia dalam produksi game dari gameloft ini.

 2D Graphic Artist :

Kalau yang ini kurang lebih sama dengan 3D Graphic Artist bedanya hanya bentuk saja 2D dan 3D, karena sampai sekarang masih banyak juga game mobile 2D.

Game Designer :

Game Designer ini dapat disebut juga sebagai sutradara atau penulis cerita yang memiliki kemampuan imajinasi yang tidak hanya dalam menciptakan karakter tetapi juga membuat jalan cerita sehingga game tersebut dapat dinikmati oleh para gamer.

 
Gambar disamping ini adalah bagan dari proses pembuatan game di Gameloft, mulai dari menciptakan game sampai dengan pengujian. 

Karena di Gameloft Indonesia banyak menjelaskan mengenai QA (Quality Assurance) saya pun mencoba bertanya apakah di Inndonesia ini khusus hanya untuk game tester saja, ternyata tidak di indonesia ini juga mendevelop game seperti Dragon Mania. Kemudian teman saya juga bertanya mengenai masalah di game Modern Combat 5 dan ternyata Gameloft Indonesia tidak melakukan tester terhadap game tersebut hmm sayang sekali. Jadi dapat disimpulkan Gameloft disetiap negara memiliki 5 bidang pekerjaan yang sudah disebutkan diatas tidak spesifik satu bidang saja. 

Dan kunjungan kami di Gameloft di akhiri dengan sesi foto bareng dan penyerahan kenang-kenangan.
 
Hari sudah beranjak siang dan kami melanjutkan kunjungan kami yang kedua yaitu menuju ke Gamatechno. Bersambung cerita masih akan berlanjut di Studi Ekskursi Wisata Yang Edukatif Part 2
0 Komentar untuk "Studi Ekskursi Wisata Yang Edukatif Part 1"

Back To Top